hero

SEJARAH

Berdirinya Sekolah Budi Bakti dimulai dari pemikiran dan kesepakatan para petinggi Vihara Muladharma dan pengurus Yayasan Mulakirti yang merencanakan pendirian wadah pendidikan, hingga diputuskan nama “Sekolah Budi Bakti” sebagai calon sekolah Buddhis pertama di Samarinda.

Bermodalkan semangat, kreativitas, kesungguhan hati dan ketekunan, segala cara untuk mewujudkan berdirinya Sekolah Budi Bakti dikerahkan oleh panitia. Dan seiring berjalannya waktu, semangat para panitia pun membuahkan hasil. Sekolah Budi Bakti dan Vihara Ekayana baru akhirnya resmi dibuka pada 12 Desember 2005.

SEJARAH

Kehadiran Sekolah Budi Bakti langsung mendapatkan sambutan yang antusias. Terbukti pada tahun ajaran pertama (2005/2006), Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK) seluruh kelas terisi penuh dengan total 60 anak didik. Mereka dibimbing oleh tujuh guru dengan latar belakang yang heterogen, namun dengan kemampuan mengajar yang tersertifikasi dan sesuai standar.

Hadir dengan visi “Mewujudkan anak didik yang berbudi luhur, sukses, dan bahagia”. Serta misi “Menyelenggarakan pendidikan yang mengutamakan nilai-nilai moralitas, kreativitas, dan kemandirian dalam lingkungan belajar yang menyenangkan”, Sekolah Budi Bakti mampu tampil sebagai salah satu sekolah swasta berkualitas di Samarinda, dan terbuka untuk umum.

SEJARAH

Proses pembangunan berlangsung sehingga gedung SD Budi Bakti bisa mulai digunakan secara penuh sejak tahun ajaran 2009/2010, dan angkatan pertama kelulusan SD berjumlah 13 orang anak didik dengan nilai kelulusan yang memuaskan. Bahkan salah satu anak didik yang bernama Sharoon Chan berhasil meraih nilai sempurna untuk mata pelajaran matematika. Ini menjadi bukti otentik kesinambungan kualitas pendidikan yang digariskan dari jenjang pendidikan awal.

Kemudian pendirian sekolah dilanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada 8 Juli 2012, dengan angkatan pertama berjumlah 22 anak didik. Sejumlah fasilitas pendukung yang memadai pun telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, seperti Laboratorium Sains dan Matematika, serta laboratorium Bahasa Inggris.

SEJARAH

Konsistensi Yayasan Mulakirti dan Manajemen Sekolah Budi Bakti untuk memberikan perhatian lebih dalam bidang pendidikan, dibuktikan dengan hadirnya jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) Budi Bakti yang berdiri pada 5 Februari 2015, tetap dengan mempertahankan kultur dan karakteristik pendidikan khas Buddhisme, tanpa harus terkesan eksklusif secara berlebihan. Dengan kini jumlah total 539 anak didik di tahun ajaran 2021/2022 dari semua jenjang pendidikan, Sekolah Budi Bakti tetap berkomitmen menjadi wadah pendidikan yang mampu menghasilkan generasi muda penerus masa depan yang memiliki budi, dan sanggup berbakti.